Spesial Untuk Wanita Yang Kami Sebut "Kekasih"
Wanita yang paling kami sayangi kadang terlalu sering mengeluhkan akan keadaan kita dan menuding kita adalah lelaki yang suka berbohong, hanya cowok yang doyan body, cowok perokok, nakal dan lainnya.
Lalu bagaimana dengan kamu, Wanita "tercinta" kami?
Sebagai lelaki kadang kami hanya bisa terdiam, ketika kamu yang tercinta mulai menciptakan arogansi, matrealis, tidak ingin dilupakan dan diabaikan sedetikpun.
Apakah sering atau lebih dari 3 kali kami mengeluh terhadap sikapmu yang suka memandang lelaki dari kendaraan pribadinya? Style nya? Gaya hidupnya? Pekerjaannya? Status sosialnya? Kenyataannya pun kami para lelaki yang memiliki kendaraan pribadipun tetap menerima apabila kamu tidak memiliki kendaraan pribadi.
Mungkin kami akan selalu memberikan semua yang sebaik-baiknya kami untuk kamu yang kami cintai, Tapi sungguh tega dan munafiknya, kamu, wanita yang begitu ku sayangi, Karena meskipun kami memiliki uang, tapi kami dengan berbesar hari mau menerima kalian yang bahkan sampai berduka untuk mengeluarkan uang.
Kami mencintai kalian dan menerima seburuk apapun dandanan kalian, lalu kalian? Hanya menerima kami dengan menggunakan pakaian yang bagus dimata kalian.
Seringnya kamu, wanita yang ku sayangi berucap mengeluhkan “Panas, takut hitam“, “Hujan, takut basah masuk angin“.
Tapi kami sebenarnya yang begitu iklas menyayangi kalian, sungguh tak pernah terbesit untuk mengeluh sewaktu menjemput / mengantar kalian.
Di depan kalian, Kami akan selalu tersenyum, memperhatikan dan menemani kalian yang dengan sungguh sungguh kami sayangi. Tapi pernahkah kalian berfikir apa yang terjadi sewaktu kami dijalan ketika ingin menjemput kalian? Apakah kalian tau seberapa panasnya udara di siang bolong, dinginnya udara ketika hujan.
Karena kami meletakkan kalian di posisi yang ISTIMEWA!
Dan seringkali kami harus merelakan menabung uang saku yang tak seberapa, hanya untuk dapat pergi berbahagia dengan kalian di hari liburan bersama kalian.
Saat kamu, wanita yan teramat spesial bagi kami marah dan menghina kami dengan sebutan kasar, tapi yang ada kalian pun ternyata memperlakukan kami dengan lebih keras.
Kadang kami kesal, tidak kuat untuk terus bertahan hingga hilang kontrol. Dan hanya bisa berucap sumpah serapah demi menghilangkan amarah, untuk segera kembali memasang wajah tidak terjadi apa apa pada kalian yang kami sayangi.
Begitu juga kalian, Kalian pun kadang merasa sangat kesal pada kami, bahkan hingga hilang kontrol dan tak terkendali semua amarah kalian yang kalian lampiaskan pada kami, Pria yang menyayangi kalian.
Dan kami selalu, selalu, dan selalu dan akan terus selalu meminta maaf.
Lalu pernahkah kalian meminta maaf ? bahkan untuk kesalahan kalian ? Sama sekali, bisa dipastikan dan memang selalu.. Kalian dengan tega menolak meminta maaf hingga kami pula yang minta maaf.
Mungkin kami tak bisa meminta kalian untuk dapat melakukan seperti yang kami harapkan, yang kami ingin rasakan sungguh dari seseorang yang begitu kami kasihi.
Namun sesungguhnya yang terpenting bagi kami adalah, agar kalian, wanita yang sungguh berharga bagi kami dapat mengerti, bahwa betapa kalian kami tempatkan di tempat yang sangat istimewa bagi kami
-----------------------------------------------------------------------------------------------
